{"id":1408,"date":"2019-04-15T13:52:06","date_gmt":"2019-04-15T13:52:06","guid":{"rendered":"https:\/\/demo-content.kaliumtheme.com\/bookstore\/?post_type=product&#038;p=1408"},"modified":"2026-06-16T13:38:27","modified_gmt":"2026-06-16T06:38:27","slug":"food-of-the-italian-south","status":"publish","type":"product","link":"https:\/\/suryaaksara.umpwr.ac.id\/index.php\/product\/food-of-the-italian-south\/","title":{"rendered":"Heroe\u2019s Math Online Learning Model"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Heroe\u2019s Math Online Learning Model: Studi Kasus untuk mengatasi Learning loss dan kecemasan belajar<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MONOGRAP\u00a0<\/strong>ini disusun untuk menjawab tantangan pembelajaran, khususnya pendidikan matematika, di masa pandemi COVID-19. Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak dan tekanan bagi dunia pendidikan, khususnya di Indonesia yang masih memerlukan adaptasi teknologi serta kebiasaan dalam menyajikan pembelajaran secara online (dalam jaringan\/ daring). Dampak pandemi yang dihadapi oleh siswa ternyata tidak hanya sebatas masalah penerimaan sinyal dan kuota internet saja, namun dampak yang lebih besar seperti\u00a0<em>Learning loss\u00a0<\/em>dan dampak psikologis seperti kecemasan belajar juga patut untk diperhatikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"CDt4Ke zfr3Q\" dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Tulisan ini mencoba memberikan jawaban mengenai bagaimana peran teknologi dalam mendukung peningkatan pendidikan. Buku yang berisikan hasil penelitian yang dilaksanakan di awal pandemi COVID-19 ini mencoba untuk memberikan solusi bagaimana penyajian pembelajaran guna menekan dampak negatif berupa munculnya gejala\u00a0<em>learning loss\u00a0<\/em>dan kecemasan belajar. Buku ini menyajikan model pembelajaran online yang diberi nama\u00a0<em>Heroe\u2019s Math Online Learning Model<\/em>\u00a0yang pelaksanaannya meliputi tiga tahap.<\/p>\n<p class=\"CDt4Ke zfr3Q\" dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Tahap pertama disebut\u00a0<em>self-learning<\/em>, yang mana mahasiswa atau siswa didorong melakukan pembelajaran secara mandiri melalui bahan ajar yang telah dibagikan secara asynchronous learning. Tahap kedua disebut\u00a0<em>Confirmation and elaboration<\/em>, yang mana pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk diskusi ruang maya dalam setting\u00a0<em>synchronous learning<\/em>\u00a0untuk mengkonfirmasi dan mengelaborasi pemahaman mahasisa\/ siswa di tahap pertama. Tahap ketiga disebut\u00a0<em>feed back<\/em>, yang mana pembelajaran dilakukan dengan tujuan untuk memberikan umpan balik dan diskusi melalui forum chatting untuk menngkontrol capaian pembelajaran sekaligus memperkuat hubungan emosional antara dosen\/ guru dengan mahasiswa\/ siswa.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":2124,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suryaaksara.umpwr.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product\/1408"}],"collection":[{"href":"https:\/\/suryaaksara.umpwr.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product"}],"about":[{"href":"https:\/\/suryaaksara.umpwr.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/product"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suryaaksara.umpwr.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1408"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suryaaksara.umpwr.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2124"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suryaaksara.umpwr.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}